5 Jenis Diet Ini Dikenal Sangat Efektif untuk Menurunkan Berat Badan Secara Sehat

5 Jenis Diet Ini Dikenal Sangat Efektif untuk Menurunkan Berat Badan Secara Sehat

Mengatur pola makan atau diet adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan berat badan. Beberapa ilmuwan dalam bidang kesehatan bahkan memberikan klaim bahwa diet memberikan pengaruh besar pada tubuh. Bahkan dengan diet yang tepat dan tanpa olahraga ke tempat fitness pun, lemak di dalam tubuh bisa luntur dengan cepat. Kelebihan diet dalam menurunkan berat badan membuat banyak orang tertarik untuk mencobanya. Sayangnya, tidak semua orang mampu melakukan diet dengan benar. Bahkan, banyak dari mereka mengartikan diet sebagai pengurangan makan atau bahkan tidak makan sama sekali. Di bawah ini ada 5 jenis diet sehat yang bisa diterapkan agar berat badan turun dengan cara yang sehat.

1. Intermittent Fasting

Intermittent fasting adalah salah satu metode diet yang mulai dilakukan oleh banyak orang. Diet dengan tipe ini memiliki konsep pembatasan waktu makan yang dilakukan setiap harinya. Biasanya, seseorang yang melakukan intermittent fasting tidak pernah melakukan sarapan di pagi hari dan hanya makan mulai siang atau sore. Konsep pembatasan waktu makan akhirnya menghasilkan adanya waktu makan dan waktu puasa. Waktu makan biasanya berkisar 4-8 jam setiap harinya. Kalau Anda mulai makan pada pukul 12 siang, maka jam makan Anda akan berjalan hingga pukul 8 malam. Siklus ini bisa selang-seling setiap hari atau minggunya. Jika minggu ini Anda mengambil waktu makan 6 jam, maka minggu selanjutnya bisa mengambil waktu makan 4 jam. Oh ya, Anda juga disarankan untuk puasa selama 24 jam seminggu sekali serta olahraga ke gym agar tubuh tidak mengalami plateu. Gejala plateu akan membuat berat badan enggan turun meski metode yang digunakan sudah benar. Tubuh Anda sudah mulai beradaptasi dengan diet sehingga hal yang dilakukan tidak akan direspons dengan baik.

2. Ketogenic Diet

Ketogenic diet adalah metode diet yang dilakukan dengan pembatasan waktu makan. Caranya, seseorang menurunkan berat badan dengan cara mengonsumsi banyak lemak dalam jumlah banyak, protein dengan jumlah medium, dan karbohidrat dengan jumlah yang sangat sedikit. Dalam diet ini, aneka nasi dan karbohidrat lain adalah musuh yang harus dihindari sebanyak mungkin, termasuk aneka makanan dan minuman manis. Seorang yang melakukan ketogenic diet bisa mengonsumsi makanan berprotein tinggi seperti aneka daging. Selain itu, mereka juga diwajibkan mengonsumsi banyak lemak sehat seperti keju, minyak zaitun, dan beberapa bahan berlemak sehat lain. Awal menjalani diet ini, seseorang akan mengalami keto flu (tubuh lemas dan ingin muntah) yang bisa dinetralisir dengan minum air garam. Efek ini akan hilang 1-2 minggu setelah tubuh bisa beradaptasi.

3. Flexible Dieting

Flexible dieting adalah salah satu metode diet yang banyak diterapkan oleh pelaku fitness di dunia. Dalam konsep flexible dieting, semua makanan harus diwujudkan dalam tiga komponen makronutrisi. Misal 100 gram daging ayam akan mengandung sekitar 30 gram protein, 10 gram lemak, dan 0 gram karbohidrat. Setiap komponen akan dicatat agar kebutuhan nutrisi bisa dipenuhi dengan tepat tanpa harus kurang atau pun lebih. Flexible dieting akan membuat seseorang jarang sekali mengalami kenaikan berat badan. Setiap hari, makanan yang dikonsumsi akan didata dengan sangat detail. Selain menghindari berat badan yang naik. Flexible dieting juga menghindari penurunan massa otot bagi para binaraga hingga ototnya selalu terjaga ketebalannya. Oh ya, flexible dieting ini sangat manjur meski dalam prosesnya ada sebagian orang yang malas mencatat nutrisi dari makanan yang dikonsumsi.

4. Food Combining

Food combining adalah salah satu metode diet yang banyak diterapkan oleh mereka yang ingin menurunkan berat badan dan tubuh bebas penyakit. Diet atau cara pengaturan makan ini mengombinasikan beberapa komponen agar tepat dan bisa diterima oleh tubuh dengan sempurna. Biasanya, bahan dari protein hewani tidak boleh dicampur dengan karbohidrat. Artinya Anda hanya boleh makan ayam goreng dengan sayuran saja tanpa nasi. Penggiat food combining biasanya lebih banyak mengonsumsi makanan dalam bentuk mentah. Mereka akan makan aneka sayuran yang dipadupadankan dengan beberapa protein. Oh ya, setiap pagi seorang yang melakukan food combining akan meminum air jeruk nipis dicampur air hangat. Setelahnya, mereka hanya akan makan buah-buahan sebelum makan besar di siang dan juga malam hari. Dalam food combining tidak ada larangan mengonsumsi makanan tertentu. Yang dibutuhkan hanyalah pengkombinasian secara tepat.

5. Atkin Diet

Atkin diet adalah diet dengan pendekatan yang nyaris mirip dengan ketogenic diet. Diet tipe ini mengharuskan seseorang untuk tidak mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah yang banyak. Biasanya satu hari hanya dijatah sebanyak 20 gram karbohidrat saja. Selebihnya, nutrisi yang tersisa bisa diisi dengan daging atau bahan lemak sehat lain hingga makronutrisi harian terpenuhi dengan sempurna. Oh ya, dalam atkin diet, seorang yang ingin menurunkan berat badan harus melalui 4 fase yang berbeda. Fase pertama adalah induksi, fase ini biasanya berjalan dalam tempo 1-2 minggu. Tubuh orang yang melakukan atkin diet akan mulai melakukan adaptasi dengan perlahan-lahan. Fase selanjutnya adalah penurunan berat badan secara bertahap. Jika fase kedua ini sudah berjalan dengan baik, maka seseorang harus memasuki fase penjagaan berat badan hingga yang terakhir menggunakan diet ini sebagai gaya hidup. Inilah lima jenis diet yang efektif untuk menurunkan berat badan. Pilihlah satu dari lima metode diet di atas agar tubuh Anda bisa jadi ideal dan sehat. Oh ya, jangan lupa dipadukan dengan olahraga seperti crossfit atau muay thai, ya, agar lemak kian cepat lunturnya.