Apa Perbedaan Yoga dan Pilates, Mana yang Terbaik untuk Tubuh?

Apa Perbedaan Yoga dan Pilates, Mana yang Terbaik untuk Tubuh
Apa Perbedaan Yoga dan Pilates, Mana yang Terbaik untuk Tubuh

Yoga dan pilates adalah dua aktivitas fisik yang kerap disamakan gerakan dan fungsinya. Padahal, dua olahraga ini memiliki banyak sekali perbedaan. Anda bisa memilih yoga atau pilates sesuai dengan kebutuhan tubuh dan mental Anda. Perhatikan beberapa perbedaan yoga dan pilates di bawah ini agar Anda bisa memilih olahraga mana yang sekiranya tepat dan bisa dijalankan dengan tanpa paksaan.

Asal Penciptaan

Yoga adalah salah satu jenis latihan atau pun olahraga yang telah ada sejak 5.000 tahun yang lalu. Para biksu Buddha di India mengembangkan latihan ini untuk memperkuat fisik dan juga mental. Selain itu, Yoga juga bisa digunakan sebagai salah satu latihan untuk bermeditasi agar pikiran jadi jernih dan bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik. Yoga yang dikembangkan sejak ribuan tahun lalu berkembang menjadi beberapa jenis. Beberapa tipe yoga yang sangat terkenal adalah bikram yoga dan vineyasa yoga. Berbeda dengan yoga yang telah ada sejak ribuan tahun yang lalu. Pilates baru diciptakan pada pertengahan abad ke-20. Orang yang membuat metode latihan ini adalah Joseph Pilates yang merupakan warga kebangsaan Jerman. Saat ini, pilates banyak berkembang di kawasan negara barat seperti Kanada, Inggris, dan Amerika. Saat ini, ribuan studio pilates bisa Anda temukan di berbagai negara termasuk Indonesia.

Tubuh, Pikiran, dan Jiwa

Yoga adalah sebuah latihan yang memadukan tiga komponen penting dari tubuh yang meliputi tubuh, pikiran, dan jiwa. Pada bagian tubuh, seseorang akan mengolah tubuhnya sedemikian rupa agar lebih fleksibel dari waktu ke waktu. Selanjutnya, masalah komponen pikiran, dengan pikiran yang tidak fokus, semua gerakan pada Yoga akan berjalan dengan tidak sempurna. Bahkan,
cidera bisa terjadi saat melakukan gerakan dengan salah. Komponen terakhir dari yoga adalah jiwa atau spirit. Seseorang yang menjalankan latihan yoga juga akan melakukan apa yang disebut meditasi. Mereka mencoba menenangkan jiwa agar berdampak pada kehidupan nyata. Dalam latihan pilates, spirit tidak dimasukkan dalam komponen utamanya. Pilates menekankan adanya pemahaman antara tubuh dengan pikiran. Dengan pemahaman ini, seorang yang mempelajari pilates akan mudah melakukan gerakan serta mampu mengaplikasikan seluruh ajarannya dalam kehidupan sehari-hari. Melakukan pilates secara rutin akan membuat seseorang jadi lebih kalem dan menjalani hidup dengan lebih berkualitas.

Kelas Latihan

Perbedaan mencolok lain dari yoga dan pilates adalah kelas latihannya. Kelas atau studio yoga biasanya lebih berfokus pada fleksibilitas tubuh. Seorang yang ingin berlatih yoga harus belajar bagaimana memiliki postur yang benar. Selain itu, mereka juga harus belajar bagaimana urutan gerakan, variasi hingga akhirnya gerakan bisa bersatu padu menjadi sebuah rutinitas. Setiap cabang dari yoga bisanya memiliki rutinitas sendiri-sendiri. Seseorang yang ikut bikram yoga akan menjalani latihan yang berbeda dengan mereka yang mengikuti latihan ashtanga yoga. Masing-masing cabang yoga memiliki gerakan unik yang berfungsi untuk memadukan komponen pikiran, jiwa, dan olah fisik. Kelas pada pilates biasanya lebih terstruktur daripada yoga. Latihan pada studio pilates telah ditata dengan sedemikian rupa oleh instruktur profesional untuk mendapatkan manfaat yang nyata. Biasanya, instruktur akan menyesuaikan kebutuhan dari klien yang dilatihnya. Orang- orang yang ingin menurunkan berat badan tentu latihannya akan berbeda dengan mereka yang ingin membuat tubuhnya jadi lebih lentur dan sehat saja. Perbedaan selanjutnya antara yoga dan pilates adalah pada meditasi. Kelas yoga banyak sekali melakukan meditasi. Sebelum latihan dimulai biasanya semua pelaku yoga akan bermeditasi. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi hingga latihan bisa berjalan dengan lancar.

Latihan dan Pengaruh pada Tubuh

Latihan yoga dan juga pilates akan meningkatkan kemampuan kekuatan dan feksibilitas pada tubuh. Latihan pilates menawarkan latihan tubuh secara total mulai dari atas hingga bawah. Melakukan pilates sama halnya melatih semua otot serta tubuh secara merata. Orang yang melakukan latihan pilates juga akan mengalami peningkatan kekuatan pada area perut dan juga tulang belakang. Latihan pada pilates biasa dilakukan dengan gerakan tubuh saja atau menggunakan beberapa alat tertentu sebagai jalan meningkatkan kekuatan tubuh. Pada kelas latihan yoga, setiap orang bisa melatih semua otot untuk membuat lebih ideal dan juga seimbang. Selain memberikan bentuk ideal pada tubuh, yoga juga secara langsung memberikan ketenangan secara batin. Seseorang yang kerap melakukan latihan yoga akan mudah fokus dan hidupnya dipenuhi kedamaian. Mereka terbiasa menjalani segala sesuatu dengan pikiran jernih sehingga setiap masalah yang terjadi bisa diselesaikan dengan baik.

Teknik Pernapasan

Pernapasan adalah komponen utama di setiap olahraga tidak terkecuali untuk yoga dan juga pilates. Latihan yoga dan pilates mengedepankan pernapasan yang tepat agar gerakan bisa dilakukan dengan benar. Pada yoga, latihan pernapasan bisa dilakukan dengan lebih dalam. Level pernapasan dari yoga juga sangat beragam mulai dari yang sederhana hingga dalam. Pernapasan pada yoga jenis Vinyansa atau Astanga biasanya dikenal dengan ujjayi. Selain jenis ujjayi yang mengharuskan pelaku yoga menghirup udara dalam-dalam dari hidung, ada satu lagi teknik pernapasan pada yoga dan sering disebut dengan pranayama. Pada pilates, pernapasan tidak memiliki tingkatan-tingkatan yang berbeda. Mereka hanya menghirup udara dari hidung lalu mengeluarkan dari mulut secara perlahan. Inilah lima perbedaan antara yoga dan pilates. Dari latihan-latihan di atas, Anda bisa memilih latihan mana saja yang sekiranya cocok. Apakah pilates yang jadwalnya padat atau yoga yang menekankan pada konsentrasi dan meditasi.