Yoga Bukan Hanya Sekedar Olahraga

Yoga Bukan Hanya Sekedar Olahraga/Fitnesia/Loveground

Yoga Bukan Hanya Sekedar Olahraga
Yoga Bukan Hanya Sekedar Olahraga

Saat ini, Yoga terus berkembang selama berabad-abad dan dipengaruhi oleh beragam budaya, hingga kini tercipta berbagai jenis yoga mulai dari Ashtanga, Kripalu, Bikram, sampai Vinyasa. Setiap jenis yoga memiliki gerakan, rutinitas, dan manfaat yang berbeda-beda.
Dalam bahasa sansekerta, yoga disebut dengan “yuj” yang berarti kesatuan. Kesatuan yang dimaksud adalah kesatuan dari mind, body, spirit, emotion untuk mengingatkan kita kembali bahwa kita berasal dari purusha (divine essence, kesempurnaan, atau cinta kasih tanpa batas). Selain membantu menjaga kesehatan fisik, yoga juga memiliki berbagai nilai kebaikan yang bukan hanya bermanfaat untuk fisik, namun juga mental dan juga orang-orang di sekitar kita.

Yoga Bukan Hanya Sekedar Olahraga
Yoga Bukan Hanya Sekedar Olahraga

Dalam kitab Patanjali (kitab yang membahas mengenai yoga), yoga memiliki 8 cabang untuk mencapai yuj atau kesatuan itu sendiri:

  1. Yama

Yama adalah kode etik moral seorang yogi di mana di dalamya terdapat ahimsa (tidak melakuan kejahatan), satya (selalu bersikap jujur), asetya (tidak mencuri), bramacharya (mengendalikan segala hal yang berhubungan dengan seksualitas), aparigraha (tidak posesif).  Dengan menerapkan disiplin diri yang bersifat universal tersebut, kita bisa menjadi seseorang yang semakin baik.

  1. Niyama

Niyama adalah hal-hal yang berhubungan dengan kebiasaan diri sendiri, yaitu saucha (kebersihan), santosha (merasa puas), tapas (disiplin diri), svadhayaya (kemandirian), isvhara pranidhana (keberserahaan). Kelima hal ini sangatlah baik untuk memupuk kebiasaan yang baik untuk diri sendiri.

  1. Asana

Asana biasanya ditujukan sebagai postur yang dilakukan dalam yoga. Namun, di dalam kitab Patanjali sendiri yang dimaksud dengan asana adalah kemampuan kita untuk tetap fokus kepada diri sendiri dan perkembangannya. Jadi saat melakukan asana dalam yoga juga haruslah fokus pada diri sendiri dan mempelajari tubuh sendiri.

  1. Pranayama

Pranayama di dalam yoga sendiri berarti “kekuatan yang memperpanjang hidup”. Jadi dalam yoga sendiri ada latihan pranayama di mana kita berlatih berbagai teknik pernapasan yang dapat membantu untuk fokus, menyatukan tubuh dan pikiran serta memulihkan kondisi tubuh.

  1. Prathyara

Prathyara sendiri adalah ketidak-terikatan pada berbagai indera kita. Bukan berarti kita hidup terpisah dari berbagai hal yang berada di luar diri seperti tidak makan dan minum. Tetapi lebih kepada latihan untuk melihat dan fokus diri sendiri dibandingkan menjadi terlalu reaktif terhadap hal-hal di luar tubuh.

  1. Dharana

Dharana berarti konsentrasi. Setelah kita belajar untuk melepaskan “keterikatan” terhadap apa yang ada di luar tubuh, dharana adalah berlatih konsentrasi dan fokus untuk mengabaikan segala gangguan yang ada pada diri sendiri, salah satunya pikiran kita. Tentu saja dharana bisa dicapai dengan beraltih postur dan juga pernapasan.

  1. Dhyana

Dhyana memiliki arti kontemplasi dan juga meditasi. Meski terdengar sama seperti dharana, mereka memiliki perbedaan yaitu, dhyana adalah saat di mana kesadaran tetap ada tanpa perlu harus fokus pada sesuatu. Pada keadaan ini, pikiran sudah tenang dan di dalam ketenangan tersebut hanya tercipta beberapa atau tidak ada pemikiran sama sekali.

  1. Samadhi

Dalam Patanjali, samadhi adalah tahap akhir atau tujuan dari kita beryoga, yaitu kesatuan tersebut dengan menyadari bahwa “peace that passeth all understanding“. Apa yang dijelaskan dalam Patanjali sebagai tujuan akhir seorang yogi adalah, dari lubuk hati yang paling dalam, seluruh manusia menginginkan kedamaian. Hal ini juga membuat kita sadar bahwa tahap terakhir seorang yogi ini tidak bisa dibeli ataupun dimiliki. Hal ini hanya bisa dirasakan oleh seseorang yang terus menerus taat menjalankan jalan ini.

Yoga Bukan Hanya Sekedar Olahraga
Yoga Bukan Hanya Sekedar Olahraga

Fitnesia menyediakan berbagai macam kelas Yoga yang tentunya bisa kalian coba, salah satunya adalah The Loveground. Studio yang terletak di Ruko Permata Kota D/8. Jl. P. Tubagus Angke, Pejagalan, Jakarta Utara ini menawarkan berbagai macam kelas yoga seperti

  1. Mindfulnes Meditation Class yang menawarkan sharing mengenai mindfulness meditation yang dibawakan oleh Amelia Devina, seorang praktisi QHHT (Quantum Healing Hypnosis Technique) dan ACT (Acceptence Commitment Therapy)
  2. Basic Yoga For Good Posture yang menawarkan kelas yang baik untuk memperbaiki dan menjada postur, kelas ini juga menawarkan kelas untuk keseimbangan body, mind, dan soul dalam hodup. Kelas ini diajar oleh Nadine Paramitha, seorang lulusan IYS (Iyengar Yoga School) yang senang berbagi ilmu melalui kelas yoga.
  3. Holistic Vinyasa Yoga yang menawarkan kelas yang terfokus pada pernafasan, flowing energy, dan mindfulness yang akan membantu dan berpengaruh pada healing therapy untuk tubuh , pikiran dan emosi.  Melalui pendeketan yoga, setiap orang akan lebih memahami tubuh, pikiran  dam emosi sehingga dapat mengenal diri lebih baik (self love). Kelas ini diajar oleh Putri Eriska, praktisi yoga dan meditasi yang telah berpengalaman lebih dari 6 tahun.  Putri juga 150 Hours Yoga Teacher Training Certified.
  4. Yoga yang menawarkan kelas yoga yang diajarkan oleh Leberina Octavia yang berpengalaman semenjak tahun 2000. Leberina Octavia yang akrab dipanggil Rina ini mengajar beberapa kelas yoga mulai dari Hatha, iyengar, astanga, kundalini, yin dan hot yoga. Selain Rina, Kelas yoga juga lainnya juga seperti After Office Yoga diajar oleh Shriyadita Yenie yang merupakan lulusan Indonesia Yogga School 200 jam yang terfokus pada basic alignment dan pola pernafasan pada kelas yang diajarkannya.

 

Tertarik dengan Kelas di Loveground? Kamu bisa dapatkan penawaran special untuk harga visit class dan membership Loveground hanya di Fitnesia.